(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

PENGARUH WAKTU AKTIVASI DAN KONSENTRASI KALIUM HIDROKSIDA (KOH) TERHADAP KARAKTERISTIK ARANG AKTIF BONGGOL SINGKONG


Bonggol singkong sebagai limbah pertanian belum dimanfaatkan secara optimal, mengandung selulosa sekitar 70-80 persen dan lignin sekitar 10-20 persen sehingga berpotensi sebagai bahan baku arang aktif. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsentrasi KOH, lama waktu aktivasi, serta interaksinya terhadap karakteristik arang aktif bonggol singkong. Rancangan Acak Lengkap (RAL) digunakan dengan dua faktor, yaitu konsentrasi KOH (0 persen, 5 persen, 10 persen, 15 persen, dan 20 persen) dan waktu aktivasi (1, 2, dan 3 jam). Karbonisasi bonggol singkong menggunakan suhu 500 °C dan dengan waktu 2 jam, dilanjutkan aktivasi kimia dengan larutan KOH. Parameter karakteristik arang aktif yang diamati meliputi kadar air, kadar abu, kadar zat mudah menguap, kadar karbon terikat, daya serap iodin, daya serap metilen biru, serta luas permukaan spesifik. Perlakuan terbaik diperoleh pada kombinasi KOH 20 persen dengan waktu aktivasi 1 jam, sehingga didapat kadar air 3,7 persen, kadar abu 6,5 persen, kadar zat mudah menguap 23,96 persen, kadar karbon terikat 69,56 persen, daya serap iodin 879,84 mg/g, daya serap metilen biru 45,69 mg/g, luas permukaan spesifik iodin 1669 m²/g, dan luas permukaan spesifik metilen biru 169,48 m²/g. Hasil penelitian menunjukkan variasi antara konsentrasi KOH dan waktu aktivasi memengaruhi karakteristik arang aktif bonggol singkong.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609200014

Keyword
Aktivasi kimia arang aktif bonggol singkong kalium hidroksida karbonisasi