ANALISIS KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL DENGAN METODE PKJI 2023 DAN MIKROSIMULASI PTV VISSIM (Studi Kasus: Jalan Letjend Alamsyah Ratu Prawiranegara – Jalan Mr. Gele Harun, Kota Metro)
Kinerja simpang tak bersinyal pada Jalan Letjend Alamsyah Ratu Prawiranegara–Jalan Mr. Gele Harun, Kota Metro, dianalisis menggunakan metode PKJI 2023 dan mikropemodelan PTV VISSIM Student Version berdasarkan kondisi lalu lintas, geometri simpang, dan hambatan samping. Hasil analisis PKJI 2023 menunjukkan arus lalu lintas sebesar 1.882 smp/jam, kapasitas 2.680 smp/jam, derajat kejenuhan 0,70, tundaan 12 detik/kendaraan, serta peluang antrean 20,16%–40,90%. Pemodelan PTV VISSIM Student Version setelah kalibrasi menghasilkan tundaan rata-rata 7,82 detik/kendaraan dengan tingkat pelayanan B. Validasi menggunakan metode GEH dan MAPE menunjukkan model mampu merepresentasikan kondisi lalu lintas eksisting. Proyeksi pertumbuhan kendaraan sebesar 11,1% per tahun menunjukkan derajat kejenuhan meningkat menjadi 1,07 pada tahun 2030 dan melampaui batas PKJI 2023 sebesar 0,85 mulai tahun 2028. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penanganan untuk mengantisipasi penurunan kinerja simpang. Rekomendasi meliputi penertiban hambatan samping, pelebaran pendekat jalan minor, serta penegasan prioritas kendaraan melalui penataan rambu dan marka. Alternatif penanganan masih memerlukan kajian teknis lebih lanjut sebagai upaya meningkatkan kapasitas, kelancaran, keselamatan, dan efisiensi pergerakan kendaraan serta mengantisipasi pertumbuhan lalu lintas pada masa mendatang secara optimal dan berkelanjutan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609190035
Keyword
simpang tak bersinyal PKJI 2023 PTV VISSIM derajat kejenuhan kinerja simpang