ANALISIS BEBAN KERJA FISIK DAN POSTUR KERJA PADA UMKM BENGKEL BUBUT KADAFI MENGGUNAKAN METODE CARDIOVASCULAR LOAD DAN RAPID ENTIRE BODY ASSESSMENT
UMKM Bengkel Bubut Kadafi merupakan usaha manufaktur berskala
kecil yang bergerak di bidang pembuatan dan perbaikan mesin dengan
aktivitas kerja yang menuntut kekuatan fisik tinggi, seperti
pengangkatan material secara manual, pengoperasian mesin,
pengelasan, dan pekerjaan berdiri dalam waktu lama, sehingga
berpotensi menimbulkan beban kerja fisik berlebih, kelelahan kerja,
gangguan otot dan rangka, hingga kecelakaan kerja. Sebagian pekerja
mengeluhkan pegal pada kaki, nyeri punggung, serta pegal pada bahu
dan lengan, sementara data internal bengkel mencatat beberapa insiden
kecelakaan kerja terkait aktivitas permesinan. Penelitian ini bertujuan
mengetahui tingkat risiko beban kerja fisik menggunakan metode
Cardiovascular Load (CVL), tingkat risiko postur kerja menggunakan
metode Rapid Entire Body Assessment (REBA), serta menyusun
rekomendasi perbaikan untuk mengurangi beban kerja fisik dan risiko
ergonomi pekerja. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif yang
dilaksanakan di UMKM Bengkel Bubut Kadafi pada periode Februari
hingga Juli. Data denyut jantung pekerja saat istirahat dan bekerja
dikumpulkan untuk menghitung nilai %CVL, dokumentasi postur kerja
dianalisis dengan metode REBA, serta dilakukan perhitungan konsumsi
energi dengan persamaan Astrand dan kebutuhan waktu istirahat
tambahan dengan persamaan Murrell.
Hasil penelitian menunjukkan empat dari lima pekerja berada pada
kategori beban kerja yang memerlukan perbaikan dengan nilai %CVL
antara 39% hingga 47%, sedangkan satu pekerja tidak mengalami
kelelahan (27%). Penilaian REBA menunjukkan skor tertinggi sebesar
11 pada kategori risiko sangat tinggi, didominasi aktivitas mengangkat
dan memindahkan benda kerja dengan postur membungkuk dan gaya
beban besar. Perhitungan Astrand-Murrell menunjukkan kebutuhan
waktu istirahat tambahan sebesar nol menit bagi seluruh pekerja,
menandakan adanya perbedaan sudut pandang antara evaluasi respons
kardiovaskular dan konsumsi energi metabolik. Berdasarkan temuan
tersebut, rekomendasi perbaikan disusun melalui integrasi hasil analisis
CVL dan REBA berupa perbaikan metode Manual Material Handling
(MMH) yang dituangkan dalam Standar Operasional Prosedur (SOP)
dan poster ergonomi, sebagai model pendekatan ergonomi terintegrasi
yang dapat menjadi rujukan bagi sektor UMKM manufaktur informal
dalam menurunkan beban kerja fisik, risiko gangguan otot dan rangka,
serta kecelakaan kerja.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609190013
Keyword
Ergonomi Beban Postur Muskuloskeletal Produktivitas Keselamatan