(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Pemetaan Zona Dangkal yang Berpotensi Mengalami Amblesan Tanah di Sekitar Saluran Air Bawah Permukaan Menggunakan Geolistrik Resistivitas 2D di Bandung


Amblesan tanah yang berulang di sekitar Sungai Cikapayang, khususnya di dekat Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan Bandung (PATGTL), menunjukkan adanya ketidakstabilan bawah permukaan yang terus berlanjut meskipun telah dilakukan upaya remediasi sebelumnya. Fenomena ini terkait dengan tanah timbunan, infiltrasi air hujan, dan struktur saluran air bawah permukaan yang dapat mengurangi daya dukung tanah serta memicu pembentukan zona lemah dan rongga. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi bawah permukaan dangkal yang terkait dengan amblesan tanah yang berulang serta zona lemah potensial di sekitar struktur saluran air bawah permukaan. Geolistrik Resistivitas 2D (ERT) menggunakan konfigurasi Wenner–Schlumberger dilakukan di sepanjang lima garis survei, masing-masing sepanjang 52 m dengan jarak elektroda 1 m. Data diproses menggunakan Res2DInv, diintegrasikan dan divisualisasikan dalam Leapfrog Geo, serta divalidasi melalui pemodelan maju sintetis menggunakan Res2DMod. Nilai resistivitas berkisar antara 4,86 hingga 339 Ωm. Zona resistivitas rendah (4–30 Ωm) diinterpretasikan sebagai lapisan pengisi tanah timbunan yang jenuh air dengan daya dukung rendah, sedangkan zona resistivitas tinggi (>101 Ωm) dikaitkan dengan rongga dan struktur saluran air bawah permukaan. Zona amblesan tanah teridentifikasi di empat bagian di kawasan tengah, sementara zona amblesan tanah baru yang berpotensi terdeteksi pada kedalaman sekitar 1 m di bagian terluar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggabungan metode ERT, pemodelan sintetis, dan penggabungan lintasan efektif dalam mengidentifikasi zona yang rentan terhadap amblesan tanah serta mendukung upaya mitigasi risiko perkotaan.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609190010

Keyword
Electrical Resistivity Tomography (ERT) Land Subsidence Geotechnical Investigation Geohazard Mitigation Groundwater Channel