Estimasi Sumber Daya Andesit Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas di Daerah Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat
Estimasi sumber daya merupakan tahapan penting dalam eksplorasi
bahan galian karena menjadi dasar penentuan volume dan kualitas
endapan sebelum tahap kajian kelayakan dan eksploitasi. Kecamatan
Cigudeg, Kabupaten Bogor memiliki potensi andesit yang berasosiasi
dengan Satuan Batuan Gunungapi Muda (Qv), namun sebaran dan
volumenya di bawah permukaan belum banyak dikaji karena penelitian
terdahulu masih terbatas pada kondisi permukaan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengidentifikasi litologi bawah permukaan dan
menghitung estimasi sumber daya andesit menggunakan metode
geolistrik resistivitas 2D pada 12 lintasan konfigurasi Wenner
Schlumberger, yang dikorelasikan dengan data coring dan singkapan
batuan. Hasil interpretasi menunjukkan 3 kelompok litologi
berdasarkan klasifikasi resistivitas lokal, yaitu batupasir (1–50 Ωm),
breksi (50–100 Ωm), dan andesit (>100 Ωm), dengan geometri tubuh
andesit yang tidak seragam dan bervariasi secara lateral maupun
vertikal. Hasil inversi 2D selanjutnya diintegrasikan ke dalam
pemodelan 3D menggunakan interpolasi Radial Basis Function (RBF)
untuk menghitung volume andesit sebesar 36.157.000 m³, yang
dikonversi menjadi estimasi sumber daya sebesar 97.623.900 ton
dengan densitas 2,7 ton/m³. Berdasarkan SNI 4726:2019, sumber daya
tersebut terdiri atas kategori terukur sebesar 74.287.800 ton (76,10%)
dan kategori tertunjuk sebesar 23.336.100 ton (23,90%). Hasil ini masih
tergolong estimasi sumber daya, bukan cadangan, karena faktor teknis,
ekonomi, dan lingkungan belum dikaji secara menyeluruh.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609190002
Keyword
geolistrik resistivitas, andesit, pemodelan 3D, R