Analisis Risiko Proses Produksi Kain Tapis Benang Emas:Penerapan Metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) Menggunakan Pendekatan Sustainability Index (SI)
Proses produksi kain tapis benang emas memiliki berbagai potensi
risiko yang dapat memengaruhi kualitas produk, kelancaran produksi,
dan
keberlanjutan
mengidentifikasi
dan
usaha.
Penelitian
menganalisis
ini
risiko
bertujuan
proses
untuk
produksi
menggunakan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA),
mengkaji tingkat keberlanjutan menggunakan Sustainability Index (SI),
serta menyusun rekomendasi perbaikan. Analisis FMEA dilakukan
berdasarkan nilai Severity, Occurrence, dan Detection untuk
menentukan prioritas risiko melalui nilai Risk Priority Number (RPN),
sedangkan SI digunakan untuk menilai aspek ekonomi, sosial, dan
lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penyulaman
benang emas memiliki risiko tertinggi dengan nilai RPN sebesar 288,
diikuti oleh persiapan bahan baku dengan nilai RPN sebesar 240. Nilai
Sustainability Index yang diperoleh sebesar 31,88
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609180064
Keyword
Kain tapis benang emas Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) Risk Priority Number (RPN) Sustainability Index (SI) Keberlanjutan