Aplikasi VES-GIS untuk Potensi Air Tanah dan Identifikasi Akuifer di Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin, Sumatera Selatan
Kecamatan Talang Kelapa menghadapi tantangan serius berupa tingginya risiko kegagalan pengeboran air tanah akibat heterogenitas litologi yang ekstrem pada Formasi Gumai. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik geometri akuifer dan memetakan zona potensi air tanah secara akurat guna mendukung pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan. Metode yang digunakan mengintegrasikan analisis spasial Sistem Informasi Geografis–Analytical Hierarchy Process (SIG-AHP) dengan menggunakan enam parameter, yaitu geologi regional, kemiringan lereng, curah hujan, densitas drainase, penggunaan/penutupan lahan (LULC), dan jenis tanah. Validasi bawah permukaan dilakukan menggunakan survei geofisika Vertical Electrical Sounding (VES) dengan konfigurasi Schlumberger pada enam titik pengamatan untuk menentukan profil resistivitas vertikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa target hidrogeologi utama berupa sistem akuifer bebas yang terdapat pada lapisan batupasir, dengan kedalaman 2,4–16,8 m dan ketebalan mencapai 21,9 m. Integrasi kedua metode tersebut menghasilkan korelasi positif yang signifikan antara nilai Groundwater Potential Index (GPI) dan ketebalan akuifer aktual berdasarkan hasil VES, dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,76. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan integratif berbasis multi-kriteria merupakan instrumen eksplorasi yang efektif untuk merekomendasikan kedalaman pengeboran yang optimal serta meminimalkan risiko teknis dalam kegiatan eksplorasi.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609180062
Keyword
Aquifer Banyuasin Gumai Formation GIS – AHP Vertical Electrical Sounding (VES)