Analisis Spasial Kerawanan Tanah Longsor Menggunakan Metode Frequency Ratio (FR) di Provinsi Lampung
Provinsi Lampung merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki tingkat kerentanan tanah longsor tinggi, terutama di bagian barat yang dilalui jalur Pegunungan Bukit Barisan dan Sesar Semangko. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan lokasi kejadian tanah longsor historis sebagai dasar analisis, menentukan nilai Frequency Ratio (FR) pada setiap kelas parameter pengkondisi, menghasilkan nilai Landslide Susceptibility Index (LSI) beserta peta zonasi kerawanan tanah longsor, serta mengevaluasi akurasi model menggunakan kurva Receiver Operating Characteristic (ROC) dan Area Under Curve (AUC). Penelitian menggunakan delapan parameter pengkondisi, yaitu kemiringan lereng, elevasi, curah hujan, tutupan lahan, jenis tanah, litologi, jarak dari sesar, dan jarak dari sungai. Data inventaris kejadian tanah longsor historis diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung tahun 2024, kemudian dibagi menjadi data pelatihan (70%) dan data pengujian (30%). Nilai FR dihitung untuk setiap kelas parameter, kemudian diintegrasikan menggunakan skrip Python untuk menghasilkan nilai Landslide Susceptibility Index (LSI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa zona kerentanan tinggi hingga sangat tinggi terkonsentrasi di bagian barat Provinsi Lampung, sedangkan zona kerawanan rendah didominasi wilayah timur yang berupa dataran aluvial. Model yang dikembangkan memperoleh nilai Area Under Curve (AUC) sebesar 0,9882 yang menunjukkan bahwa model memiliki kemampuan prediksi yang sangat tinggi dalam mengidentifikasi wilayah yang berpotensi mengalami tanah longsor. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi pendukung dalam upaya mitigasi bencana, perencanaan tata ruang, dan pengelolaan wilayah berbasis kebencanaan di Provinsi Lampung.
Kata kunci: Analisis Spasial, Frequency Ratio, Tanah longsor, Kerawanan, Provinsi Lampung.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609180015
Keyword
Analisis Spasial Frequency Ratio Tanah longsor Kerawanan Provinsi Lampung