Perbandingan Efektivitas Acaulospora dan Campuran Glomus- Acaulospora terhadap Pertumbuhan dan Tingkat Kolonisasi pada Bibit Sengon (Falcataria falcata) dan Kaliandra (Calliandra calothyrsus)
Degradasi lahan menjadi tantangan utama dalam rehabilitasi hutan di Indonesia, sehingga diperlukan penggunaan tanaman pionir yang didukung oleh inokulasi Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) untuk mengoptimalkan penyerapan unsur hara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan FMA serta menentukan jenis inokulan yang paling efektif terhadap pertumbuhan dan tingkat kolonisasi pada bibit F. falcata dan C. calothyrsus. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan tiga perulangan yaitu kontrol (P0), inokulan tunggal Acaulospora (P1), dan inokulan campuran Glomus-Acaulospora (P2). Parameter yang diamati meliputi persentase kolonisasi akar, tinggi bibit, dan diameter batang. Hasil analisis ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa aplikasi FMA berpengaruh nyata terhadap pertambahan tinggi kedua jenis bibit komoditas kehutanan tersebut. Berdasarkan uji lanjut Duncan, perlakuan P2 menjadi perlakuan paling efektif dalam memacu pertumbuhan tinggi vegetatif maksimal pada kedua tanaman legum berkayu, dengan rata-rata tinggi mencapai 4,13 cm pada F. falcata dan 7,03 cm pada C. calothyrsus. Perlakuan P1 menunjukkan efektivitas spesifik yang tinggi pada diameter batang bibit C. calothyrsus dan capaian persentase kolonisasi akar tertinggi sebesar 83,33% pada umur 3,5 bulan karena adanya kecocokan biologis yang harmonis.
Kata kunci: Acaulospora; Calliandra calothyrsus; Falcataria falcata; Glomus; Mikoriza
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609170058
Keyword
Acaulospora Calliandra calothyrsus Falcataria falcata Glomus Mikoriza