(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Analisis Risiko Work-Related Musculoskeletal Disorders (WMSDs) pada Pekerja di SPPBE PT. XYZ Menggunakan Metode RWL dan OCRA


Risiko ergonomi pada aktivitas pengangkatan manual dan gerakan repetitif dapat meningkatkan potensi Work-Related Musculoskeletal Disorders (WMSDs) pada pekerja di area Filling LPG 3 kg. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat risiko pengangkatan manual dan gerakan repetitif serta menyusun usulan perbaikan ergonomi. Kajian penelitian menggunakan konsep ergonomi fisik, WMSDs, Manual Material Handling (MMH), Recommended Weight Limit (RWL), dan Occupational Repetitive Actions (OCRA). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain observasional cross-sectional. Data diperoleh melalui studi literatur, observasi, dokumentasi, pengukuran langsung, wawancara, dan kuesioner Nordic Body Map (NBM) terhadap pekerja area Filling LPG 3 kg. Hasil RWL menunjukkan nilai CLI tertinggi pada Handling bongkar sebesar 2,91, sedangkan Handling muat memiliki frekuensi pengangkatan yang menyebabkan FM bernilai nol. Hasil OCRA menunjukkan nilai OCRA Index sebesar 2,94–3,11 pada Filling, 4,98 pada Handling bongkar, dan 8,47 pada Handling muat. Usulan perbaikan berupa transfer plate menurunkan OCRA Index Filling menjadi 2,31-2,51. Pengaturan ritme kerja dan pembatasan beban menurunkan CLI Handling bongkar menjadi 1,90 dan Handling muat menjadi 9,78 pada skenario 1 serta 3,65 pada skenario 2. Skenario 2 direkomendasikan dengan relokasi pekerja untuk mengatasi peningkatan jumlah pengangkatan.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609170035

Keyword
Ergonomi WMSDs RWL OCRA LPG