(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Pemanfaatan Data Sub-Bottom Profiler untuk Karakterisasi Awal Kondisi Geoteknik Dasar Laut di Wilayah Pulau Kelagian Lampung


View/Open

Author
FEBI, VALENSIA

Date Published
01 Sep 2026

Advisor
Ulil Amri, S.Pi, M.Si.,
Muhammad Fatkhurrozi, S.T., M.T.,

Subject
Teknik Kelautan

Publisher


Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik sedimen dasar laut berdasarkan data Sub-bottom Profiler (SBP) di perairan Pulau Kelagian, Lampung, dengan menganalisis pola reflektor, ketebalan sedimen, serta respons amplitudo pantulan relatif dan memvalidasinya menggunakan data grab sampling. Data yang digunakan berupa 32 lintasan Sub-bottom Profiler dengan panjang lintasan total 110,98 km. Analisis dilakukan melalui ekstraksi ketebalan sedimen (Thickness), pengolahan amplitudo menjadi Relative reflection level (dB), interpretasi karakter dan pola reflektor pada echogram, serta analisis statistik dan distribusi spasial ketebalan sedimen. Validasi dilakukan pada lima titik pengamatan menggunakan data grab sampling sebagai pembanding karakter material sedimen permukaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketebalan sedimen pada 28.703 titik pengamatan berkisar antara 0,55–5,81 m, dengan rata-rata 1,11m, median 1,04m, dan standar deviasi 0,35 m. Distribusi ketebalan menunjukkan kecenderungan menceng ke kanan dengan nilai skewness sebesar 3,20. Nilai Relative reflection level memiliki rentang −76,49 hingga 0,00 dB, dengan rata-rata −18,19 dB dan median −15,59 dB. Pola reflektor pada penampang Sub-bottom Profiler secara umum didominasi oleh pola paralel hingga subparalel, dengan beberapa perubahan geometris lokal. Integrasi pada lima titik menunjukkan bahwa ketebalan sedimen tidak memiliki hubungan linier sederhana dengan Relative reflection level, sedangkan variasi respons amplitudo lebih terlihat pada intensitas pantulan. Hasil grab sampling menunjukkan material pasir karang dan lumpur pasir karang yang secara umum memberikan kesesuaian relatif terhadap karakter respons akustik pada beberapa titik, dengan GS03 memerlukan pertimbangan terhadap kondisi kemiringan dasar laut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi data Sub-bottom Profiler dan grab sampling dapat digunakan sebagai karakterisasi awal kondisi sedimen dasar laut, sedangkan penerapannya untuk perencanaan infrastruktur kelautan memerlukan investigasi geoteknik lanjutan.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609170023

Keyword
Sub-bottom Profiler Ketebalan Sedimen Relative Reflection Level Pola Reflektor Grab Sampling Pulau Kelagian