Gangguan kecemasan berkaitan dengan perubahan respons fisiologis tubuh
yang dapat diamati melalui detak jantung, konduktansi kulit, dan suhu
permukaan kulit. PhysioAnx 1.0 dikembangkan untuk mengases
kecenderungan gangguan kecemasan berdasarkan tiga parameter fisiologis
tersebut, namun perangkat sebelumnya masih memiliki keterbatasan dalam
pengelolaan data, visualisasi sinyal, dan dokumentasi hasil pemeriksaan.
Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun aplikasi desktop yang
terintegrasi dengan PhysioAnx 1.0 sebagai sistem manajemen data dan
visualisasi hasil asesmen secara real-time. Pengembangan aplikasi
menggunakan model Waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan,
implementasi, pengujian, serta pemeliharaan. Aplikasi dikembangkan
menggunakan Bahasa pemrograman Python dan framework Flet, dengan
komunikasi Bluetooth untuk menerima data fisiologis, basis data lokal untuk
menyimpan profil dan riwayat klien, serta visualisasi grafik dan ekspor laporan
dalam format PDF. Pengujian fungsional menggunakan Black Box Testing
terhadap delapan test case menunjukkan seluruh fungsi berjalan sesuai hasil
yang diharapkan dengan tingkat keberhasilan 100%. Evaluasi usability
menggunakan System Usability Scale terhadap 25 responden menghasilkan
skor rata-rata 75,10 yang termasuk Grade B, adjective rating Good, dan
kategori Acceptable. Uji One-Sample t-Test menghasilkan t-hitung 3,448 dan
p=0,0021, sehingga skor usability terbukti signifikan lebih tinggi dibandingkan
benchmark 68,00. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi PhysioAnx telah
memenuhi aspek fungsionalitas dan usability serta mendukung pengelolaan
data asesmen secara terintegrasi bagi pengguna.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609170018
Keyword