Evaluasi Kinerja Inokulan Mikoriza Tunggal dan Campuran Terhadap Karakteristik Vegetatif Tanaman Pionir Balsa (Ochroma bicolor) dan Pureira javanica
Kerusakan lahan akibat degradasi tanah menjadi tantangan besar dalam
keberhasilan rehabilitasi hutan dan revegetasi. Penggunaan Fungi
Mikoriza Arbuskulat (FMA) merupakan salah satu solusi biologis
untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman pionir pada lahan marginal.
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas inokulan
tunggal (Acaulospora) dan campuran (Acaulospora dan Glomus)
terhadap pertumbuhan awal balsa (Ochroma bicolor) dan Pueraria
javanica. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap
(RAL) dengan tiga perlakuan, yaitu kontrol tanpa mikoriza (A0),
mikoriza inokulan tunggal Acaulospora (A1), dan inokulan campuran
Acaulospora dan Glomus (A2), dengan tiga ulangan. Parameter yang
diamati meliputi pertambahan tinggi, diameter batang, dan persentase
kolonisasi mikoriza pada akar tanaman selama 12 minggu. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa aplikasi inokulan campuran (A2)
memberikan stimulasi pertumbuhan terbaik dan berbeda nyata (α=0,05)
dibandingkan perlakuan lainnya. Pertambahan tinggi tertinggi dicapai
oleh perlakuan A2 pada Ochroma bicolor (4,63 cm) dan P. javanica
(19,57 cm). Hasil tersebut didukung oleh persentase kolonisasi akar
tertinggi pada perlakuan A2 sebesar 83,33% pada balsa dan 80,00%
pada P. javanica. Inokulan campuran terbukti memiliki efektivitas lebih
tinggi dibandingkan genus tunggal lokal dalam mendukung
pertumbuhan awal kedua komoditas uji.
Kata Kunci: Acaulospora, Glomus, Mikoriza, Ochroma bicolor, FMA,
Pueraria javanica.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609170017
Keyword
Acaulospora Glomus FMA Ochroma bicolor Pureira javanica Mikoriza