ANALISIS PEMANFAATAN LIMBAH SEDIMENTASI PLTA WAY BESAI SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT HALUS PADA CAMPURAN BETON FC’ 25 MPa
Sedimentasi sungai pada infrastruktur sumber daya air seperti PLTA Way Besai menjadi limbah yang belum termanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi limbah tersebut sebagai substitusi agregat halus pada beton mutu fc' 25 MPa. Metode penelitian eksperimental mengacu SNI 7656:2012 menggunakan 45 silinder (15x30 cm). Variasi substitusi 0 persen, 25 persen, 50 persen, 75 persen, dan 100 persen dan curing air penuh. Hasil uji XRF dan XRD memperlihatkan dominasi Alumina (Al2O3 10,091 persen) dan (Besi Fe2O3 9,338 persen) dengan silika rendah (SiO2 29,362 persen), mengindikasikan mineral lempung dengan absorpsi air tinggi (14,21 persen). Uji tekan umur 28 hari, diperoleh nilai rata-rata: 26,60 MPa (0 persen), 25,28 MPa (25% persen), 20,28 MPa (50 persen), 19,05 MPa (75 persen), dan 17,35 MPa (100 persen). Substitusi optimum tercapai 25 persen dengan peningkatan kekuatan 1,10 persen, fraksi halus sedimen berfungsi positif sebagai (micro-filler) yang efektif memadatkan pada (ITZ). Pada substitusi lebih dari 25 persen, mengalami penurunan karena gangguan rasio air-semen akibat tingginya penyerapan air dengan reaksi samping yaitu ettringite sekunder dan swelling clay, sehingga disimpulkan limbah sedimen layak digunakan secara bersyarat dengan batas substitusi maksimum 25 persen.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609160050
Keyword
Beton Kuat Tekan Limbah Sedimen Substitusi Agregat XRF XRD ANOVA