Kesiapan Digital Masyarakat dalam Pemanfaatan Teknologi Digital di Desa Margodadi
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kesiapan digital masyarakat dalam pemanfaatan teknologi digital di Desa Margodadi, Kecamatan Jati Agung, yang berbatasan langsung dengan Kota Bandar Lampung. Pemerintah Desa Margodadi telah menyediakan website dan media sosial resmi serta menerapkan absensi berbasis Android bagi aparatur desa, namun pemanfaatan teknologi digital juga bergantung pada kesiapan masyarakat, sementara pemanfaatan website desa belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kesiapan digital masyarakat serta menganalisis faktor yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 147 responden menggunakan teknik cluster sampling. Tingkat kesiapan digital dianalisis menggunakan model Digital Readiness Gaps yang mencakup kemampuan digital, kepercayaan, dan penggunaan, sedangkan faktor yang memengaruhi dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan digital masyarakat berada pada tingkat Cautious Clickers, yang berarti masyarakat telah memiliki kemampuan dasar dan kepercayaan dalam menggunakan teknologi digital, tetapi pemanfaatannya masih terbatas pada aktivitas sehari-hari. Secara simultan, variabel usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, dan tingkat penghasilan berpengaruh signifikan terhadap kesiapan digital dengan nilai R Square sebesar 0,675. Secara parsial, usia, pendidikan SD, SMP, SMA, dan tingkat penghasilan rendah berpengaruh signifikan dengan arah negatif, sedangkan jenis kelamin, jenis pekerjaan, tingkat pendidikan Diploma, dan tingkat penghasilan menengah tidak berpengaruh signifikan. Hasil tersebut menunjukkan perlunya peningkatan kapasitas masyarakat agar pemanfaatan teknologi digital berkembang menuju penggunaan yang lebih produktif.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609160042
Keyword
Digital Readiness Gaps Faktor Kesiapan Digital Kesiapan Digital Pemanfaatan Teknologi Digital