PERANCANGAN MUSEUM DAN GALERI KOPI DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR MULTISENSORI DI KOTA BANDAR LAMPUNG
Kota Bandar Lampung merupakan salah satu penghasil dan pusat
distribusi kopi Robusta terbesar di Indonesia, namun penyampaian
budaya kopi lokal masih terbatas pada sarana komersial seperti
kedai kopi konvensional. Di sisi lain, tipologi museum edukasi
sering kali terjebak dalam pendekatan visual tunggal yang pasif.
Penelitian perancangan ini bertujuan untuk merancang Museum dan
Galeri Kopi di Kota Bandar Lampung dengan menerapkan
Pendekatan Arsitektur Multisensori guna menciptakan pengalaman
ruang yang interaktif dan edukatif. Metode perancangan dilakukan
melalui pengumpulan data lapangan, analisis tapak dan kearifan
lokal, serta sintesis konsep multisensori ke dalam elemen
arsitektural (penglihatan, pendengaran, penciuman, peraba, dan
pengecap). Hasil perancangan menunjukkan bahwa integrasi antara
pencahayaan alami, pengolahan akustik alami, sirkulasi aroma
sangrai kopi, variasi material bertekstur, serta titik fasilitas cupping
mampu menghidupkan narasi perjalanan biji kopi sekaligus
memperkuat identitas budaya Lampung.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609160004
Keyword
Museum Kopi Arsitektur Multisensori Perjalanan Kopi