Estimasi Simpanan dan Emisi Karbon di Institut Teknologi Sumatera
Peningkatan aktivitas di Institut Teknologi Sumatera (ITERA) berpotensi meningkatkan emisi gas rumah kaca, terutama yang berasal dari penggunaan energi listrik, kendaraan, dan LPG. Penelitian ini bertujuan mengestimasi jejak karbon serta menghitung simpanan karbon vegetasi di kawasan Institut Teknologi Sumatera. Faktor emsi pada perhitungan jejak karbon dilihat berdasarkan pedoman IPCC menggunakan faktor emisi untuk listrik, kendaraan, dan LPG, sedangkan simpanan karbon dihitung menggunakan persamaan alometrik Ketterings berdasarkan diameter pohon dan berat jenis kayu mengacu pada SNI 7724:2011. Hasil penelitian konsumsi listrik, konsumsi LPG dan kendaraan secara berurut adalah sebesar 562.961,52 kg CO₂-eq, 1.651,863 kg CO₂-eq, dan 1.813,72 kg CO₂-eq dengan total mencapai sebesar 566.427,11 kg CO₂-eq (3 bulan), dengan sumber emisi terbesar berasal dari penggunaan energi listrik. Total simpanan karbon vegetasi mencapai 1.602.936,8 kg CO₂-eq dengan luas pengamatan mencapai 14,28, didominasi oleh pohon Akasia Mangium yang memiliki kontribusi simpanan karbon terbesar. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar dalam pengelolaan ruang terbuka hijau serta penyusunan strategi efisiensi energi untuk mendukung terwujudnya kampus berkelanjutan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609150050
Keyword
Jejak karbon vegetasi simpanan karbon Institut Teknologi Sumatera