KARAKTERISASI GEOMETRI ZONA SUBDUKSI SUMATRA MENGGUNAKAN INTEGRASI ANOMALI GRAVITASI WGM2012 DAN DISTRIBUSI SEISMISITAS USGS
Zona subduksi Sumatra merupakan sistem tektonik aktif yang terbentuk akibat penunjaman Lempeng Indo-Australia di bawah Lempeng Sunda dan ditandai oleh aktivitas seismisitas yang tinggi. Penelitian ini bertujuan mengkarakterisasi geometri zona subduksi Sumatra melalui integrasi data Complete Bouguer Anomaly (CBA) WGM2012 dan distribusi hiposenter gempa bumi USGS. Data CBA dianalisis menggunakan metode Radially Averaged Power Spectrum (RAPS) untuk mengestimasi kedalaman Shallow Depth, Diskontinuitas Conrad, dan Moho. Data gempa USGS periode 1990-2024 dianalisis untuk mengidentifikasi pola distribusi hiposenter, zona Wadati-Benioff, dan hubungan frekuensi-magnitudo. Hasil menunjukkan kedalaman Moho sebesar 35,1-53,2 km dengan rata-rata 42,9 km, Conrad 11,0-19,1 km dengan rata-rata 14,7 km, dan Shallow Depth 5,7-8,5 km dengan rata-rata 6,9 km. Distribusi hiposenter menunjukkan kecenderungan semakin dalam ke arah timur dan membentuk pola zona Wadati-Benioff yang merepresentasikan penunjaman Lempeng Indo-Australia. Analisis Gutenberg-Richter menghasilkan b-value 1,138 menggunakan metode Maximum Likelihood Estimation (MLE) dengan Magnitude of Completeness (Mc) 4,55. Integrasi data gayaberat dan seismisitas menunjukkan hubungan antara struktur kerak, pola seismisitas, dan geometri zona subduksi Sumatra
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609150039
Keyword
WGM2012 Complete Bouguer Anomaly RAPS Hiposenter Zona Wadati-Benioff Zona subduksi Sumatra