Identifikasi Zona Mineralisasi Pada Sistem Epitermal Sulfida Tinggi Menggunakan Metode Aeromagnetik di Area "X", Pacitan, Jawa Timur
Zona mineralisasi pada sistem endapan epitermal sulfida tinggi berkaitan dengan aktivitas hidrotermal yang dipengaruhi oleh keberadaan tubuh intrusi dan struktur geologi sebagai jalur permeabilitas fluida. Wilayah Pacitan, Jawa Timur, memiliki kondisi geologi yang mendukung sistem hidrotermal akibat aktivitas magmatisme dan vulkanisme di Pegunungan Selatan Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi zona mineralisasi pada sistem epitermal sulfida tinggi menggunakan metode aeromagnetik. Pengukuran aeromagnetik dilakukan pada area seluas 4,5 × 4,5 km dengan 12 lintasan pengukuran. Data aeromagnetik diolah menggunakan Reduce to Pole (RTP), Tilt Derivative (TDR), Horizontal Tilt Angle (TDX), Upward Continuation (UC), serta analisis selisih UC terhadap TDR dan TDX untuk mengidentifikasi batas anomali, struktur geologi dan tubuh intrusi. Hasil pengolahan menunjukkan rentang anomali magnetik -200 hingga 60 nT. Hasil pemodelan inversi tiga dimensi sebesar 0,0004 hingga 0,121 SI menunjukkan tubuh intrusi dasit yang memanjang berarah barat daya-timur laut serta di bagian utara area penelitian. Integrasi anomali magnetik, struktur geologi, tubuh intrusi, vein dan alterasi hidrotermal menunjukkan zona prospek mineralisasi berada di bagian barat hingga barat laut serta sebagian kecil timur laut area penelitian.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609150035
Keyword
Mineralisasi Epitermal Sulfida Tinggi Aeromagnetik Pacitan Alterasi Hidrotermal