Karakterisasi Zona Vadose Menggunakan Metode Vertical Electrical Sounding (VES) di Kebun Raya ITERA
Kebun Raya ITERA merupakan pusat konservasi tumbuhan di Provinsi Lampung yang memerlukan informasi mengenai karakteristik zona vadose untuk mendukung ketersediaan air bagi vegetasinya. Penelitian ini menggunakan konfigurasi Schlumberger metode Vertical Electrical Sounding (VES) untuk mengidentifikasi litologi bawah permukaan, mengkarakterisasi zona vadose, dan mengestimasi porositas batuan berdasarkan interpretasi resistivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa litologi bawah permukaan terdiri dari lima lapisan utama: Topsoil, Batupasir Tufan, Batulempung Tufan, dan Tuf, dengan nilai resistivitas berkisar antara 2.00–521.00 Ωm. Ketebalan zona vadose bervariasi dari 15 hingga 43 meter, dengan estimasi porositas berkisar antara 11,18%–21,82%. Zona yang lebih tebal menunjukkan muka air tanah yang lebih dalam dan proses infiltrasi yang lebih lambat, sedangkan zona yang lebih tipis berpotensi mempercepat masuknya air ke lapisan yang lebih rendah, sehingga meningkatkan risiko kontaminasi. Perbedaan nilai porositas antarlapis mencerminkan variasi kemampuan batuan dalam menyimpan dan melepaskan air, bergantung pada jenis litologi dan sifat fisiknya. Temuan ini dapat menjadi referensi bagi pengelola Kebun Raya ITERA dalam mengidentifikasi area yang perlu diprioritaskan untuk konservasi air tanah, serta area yang rentan terhadap kontaminasi, sehingga mendukung perencanaan pengelolaan air yang lebih efektif di wilayah tersebut.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609150023
Keyword
Kebun Raya ITERA VES Zona Vadose