OPTIMALISASI PEMISAHAN SILIKA DARI COAL FLY ASH (ABU TERBANG BATUBARA) DENGAN METODE HIDROMETALURGI MENGGUNAKAN VARIASI KONSENTRASI NaOH, TEMPERATUR DAN WAKTU
Coal fly ash (CFA) merupakan limbah hasil pembakaran batubara yang berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber sekunder logam tanah jarang (LTJ) karena mengandung unsur-unsur bernilai ekonomi tinggi. Pemanfaatan CFA sebagai sumber LTJ dapat mendukung pengurangan limbah industri sekaligus meningkatkan ketersediaan bahan baku logam kritis. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari dan mengoptimalkan pemisahan silika dari coal fly ash menggunakan metode hidrometalurgi. Metode hidrometalurgi dipilih karena proses pemisahan dapat dilakukan melalui reaksi kimia menggunakan larutan pelindi sehingga komponen yang diinginkan dapat diekstraksi. Dalam penelitian ini, natrium hidroksida (NaOH) digunakan sebagai larutan pelindi untuk membantu melarutkan silika dari matriks coal fly ash. Variabel proses yang digunakan meliputi konsentrasi NaOH, temperatur, dan waktu. Ketiga parameter tersebut merupakan faktor penting yang dapat memengaruhi laju reaksi, kelarutan senyawa silika, serta efektivitas proses pemisahan. Penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan kondisi operasi yang optimal dalam proses pemisahan silika dari coal fly ash menggunakan metode hidrometalurgi. Selain meningkatkan pemanfaatan limbah batubara, hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi mengenai pengaruh konsentrasi NaOH, temperatur, dan waktu terhadap efektivitas ekstraksi silika. Dengan demikian, coal fly ash yang sebelumnya hanya menjadi limbah dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku alternatif untuk menghasilkan produk berbasis silika yang memiliki nilai tambah.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609150014
Keyword
Coal Fly Ash Silika Hidrometalurgi Ekstraksi NaOH Logam Tanah Jarang