INTEGRASI PEMODELAN INSAR, FINITE FAULT DAN COULOMB STRESS UNTUK MENGIDENTIFIKASI HUBUNGAN GEMPA GORKHA 2015 DAN DINGRI 2025
Penelitian ini mengintegrasikan pemodelan InSAR, finite fault, dan Coulomb stress change untuk mengkarakterisasi proses ruptur serta mengidentifikasi hubungan tektonik antara gempa Gorkha 2015 Mw 7,8 dan gempa Dingri 2025 Mw 7,1 di kawasan aktif Himalaya-Tibet. Metodologi yang digunakan meliputi pemetaan deformasi permukaan dengan InSAR Sentinel-1 dalam orbit ascending dan descending, dilanjutkan inversi finite fault gabungan (joint inversion) data teleseismik dan InSAR menggunakan perangkat lunak WISP untuk memodelkan parameter ruptur. Parameter tersebut kemudian di input untuk menghitung (ΔCFS). Hasil InSAR menunjukkan pola deformasi Gorkha memanjang ke timur disepanjang sesar MHT dengan nilai displacement LOS berkisar antara -0,3 m hingga 0,3 m. Sedangkan Dingri terlokalisasi di sekitar episenter dengan displacement LOS berkisar antara -1,1 m hingga 1,1 m. Dari pemodelan finite fault, Gempa Gorkha (nodal plane 1) teridentifikasi bergeser ke arah atas (updip) dengan slip maksimum ±1,25 m dan durasi ruptur 70 detik. Adapun Gempa Dingri (nodal plane 1) dominan bergeser ke bawah (downdip) dengan slip maksimum ±1,5 m dalam durasi ruptur yang singkat, yaitu 20 detik. Analisis Coulomb stress change menyimpulkan bahwa gempa Gorkha 2015 tidak memberikan transfer tegangan statik yang signifikan ke wilayah Dingri 2025. Peningkatan kondisi tegangan di Dingri kemungkinan besar merupakan hasil akumulasi bertahap dari beberapa kejadian gempa bumi Mw >6,0 yang terjadi di kawasan tersebut selama tahun 2015-2025.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609150012
Keyword
InSAR Finite Fault Coulomb Stress Change Gempa