ANALISIS KARAKTERISTIK TANAH DI MAJALENGKA MENGGUNAKAN PENDEKATAN HVSR SEBAGAI UPAYA MITIGASI GEMPA BUMI
Majalengka merupakan wilayah yang memiliki potensi mengalami guncangan gempa bumi akibat aktivitas tektonik, salah satunya adalah Sesar Baribis. Kondisi karakteristik tanah dapat memengaruhi respons permukaan terhadap gelombang seismik, sehingga diperlukan kajian karakteristik tanah sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana gempa bumi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik tanah dan mengetahui tingkat kerentanan di wilayah Majalengka menggunakan metode HVSR. Data yang digunakan berupa data mikrotremor dari akuisisi PVMBG selama 45 menit. Pengolahan data untuk memperoleh f0, A0, Kg, Vs30, PGA dan GSS. Hasil penelitian menunjukkan nilai f0 sebesar 0,60 sampai 4.37 Hz mengindikasikan sedimen tebal dan lunak. Nilai A0 sebesar 2.03 sampai 4.16 menunjukkan tingkat penguatan gelombang rendah hingga sedang. Nilai Vs30 sebesar 239.72 sampai 416.02 m/s didominasi oleh kelas situs D dan kelas C. Nilai PGA sebesar 0.387 sampai 0.515 g menunjukkan tingkat kerusakan sedang pada skenario Sesar Baribis Mw 6.4. Nilai Kg sebesar 0.95 sampai 25.18 dan GSS sebesar 2.87×10-4 sampai 1.02×10-2 menunjukkan adanya tingkat kerentanan dan deformasi yang berbeda. Berdasarkan penelitian, wilayah barat daya menjadi zona dengan prioritas dalam upaya mitigasi gempa bumi
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609140037
Keyword
Majalengka, HVSR, Vs30, PGA, GSS