Analisis Risiko Kecelakaan Kerja dengan Metode Fuzzy FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) Pada Proyek Fave Hotel Bandar Lampung
Proyek pembangunan Fave Hotel Bandar Lampung memiliki berbagai potensi risiko kecelakaan kerja yang perlu diidentifikasi dan dianalisis untuk menentukan prioritas risiko. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi risiko kecelakaan kerja, menganalisis prioritas risiko menggunakan metode Fuzzy Failure Mode and Effect (FMEA), serta menentukan upaya pengendalian berdasarkan hasil analisis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan 7 responden dan 20 variabel risiko yang dinilai berdasarkan Severity (S), Occurrence (O), dan Detection (D). Data diolah menggunakan Triangular Fuzzy Number (TFN), agregasi, dan defuzzifikasi untuk memperoleh nilai FRPN sebagai dasar penentuan urutan prioritas risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai FRPN tertinggi terdapat pada risiko terhantam atau tertabrak alat berat sebesar 24,23, diikuti material jatuh saat pengangkatan sebesar 22,29 dan kecelakaan akibat alat angkat yang rusak sebesar 21,85. Risiko dengan nilai FRPN tertinggi didominasi oleh pekerjaan yang melibatkan alat berat dan pengangkatan material dan untuk semua risiko berada pada kategori sangat rendah. Berdasarkan hasil tersebut, pengendalian risiko dirumuskan menggunakan hierarki pengendalian risiko, yang didominasi oleh rekayasa teknik dan pengendalian administratif, serta didukung oleh penggunaan alat pelindung diri (APD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fuzzy FMEA dapat digunakan untuk menentukan prioritas risiko berdasarkan kombinasi tingkat keparahan, kemungkinan kejadian, dan kemampuan deteksi risiko.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609140034
Keyword
Risiko Kecelakaan Kerja Hierarki Pengendalian Risiko Konstruksi Fuzzy FMEA Fuzzy Risk Priority Number (FRPN)