Ekstraksi Logam Tanah Jarang Dari Coal FlyAsh Dengan Metode Acid Leaching Menggunakan Variasi KonsentrasiH₂So₄, Suhu, Rasio Padat-Cair, Dan Waktu Pelindian
Coal fly ash (CFA) merupakan limbah hasil pembakaran batubara yang
berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber sekunder logam tanah jarang
(LTJ) karena mengandung unsur-unsur bernilai ekonomi tinggi.
Pemanfaatan CFA sebagai sumber LTJ dapat mendukung pengurangan
limbah industri sekaligus meningkatkan ketersediaan bahan baku
logam kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh
konsentrasi H₂SO₄, suhu, rasio padat-cair, dan waktu pelindian terhadap
ekstraksi LTJ dari coal fly ash. Hasil penelitian diharapkan menjadi
referensi dalam pengembangan teknologi ekstraksi LTJ dari limbah
batubara. Lingkup penelitian meliputi proses acid leaching
menggunakan H₂SO₄ dengan pendekatan One Factor At a Time
(OFAT), sedangkan penelitian dibatasi pada skala laboratorium.
Sampel terlebih dahulu diberi perlakuan NaOH leaching, kemudian
dilakukan acid leaching dengan variasi konsentrasi H₂SO₄, suhu, rasio
padat-cair, dan waktu pelindian. Kandungan LTJ hasil ekstraksi
dianalisis menggunakan Inductively Coupled Plasma (ICP). Hasil
penelitian menunjukkan bahwa kondisi terbaik masing-masing
parameter diperoleh pada konsentrasi H₂SO₄ 4 M dengan total LTJ
1,738951 ppm, suhu 80°C dengan total LTJ 0,636385 ppm, rasio padat-
cair 20
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609140019
Keyword
Coal fly ash logam tanah jarang acid leaching asam sulfat ekstraksi