ANALISIS METABOLIT SEKUNDER KULIT BATANG CEMARA UDANG (CASUARINA EQUISETIFOLIA L.) MENGGUNAKAN DEEP EUTECTIC SOLVENT (DES) UNTUK APLIKASI KOSMETIK GEL SERUM ANTIOKSIDAN
Paparan sinar ultraviolet dapat memicu pembentukan radikal bebas yang menyebabkan stres oksidatif dan penuaan dini pada kulit. Kulit batang cemara udang (Casuarina equisetifolia L.) mengandung metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan menganalisis metabolit sekunder, menentukan kondisi ekstraksi terbaik menggunakan Deep Eutectic Solvent (DES) gliserol–asam malat, dan mengembangkan ekstraknya sebagai bahan aktif gel serum antioksidan. DES rasio 2:1 disintesis dan digunakan untuk ekstraksi berbantu ultrasonik pada suhu 40 dan 50◦C; etanol 96% pada suhu 40◦C digunakan sebagai pembanding. Ekstrak diuji secara fitokimia, TPC, dan DPPH, kemudian ekstrak terbaik diformulasikan pada konsentrasi 0, 1, 3, dan 5%. DES yang terbentuk homogen dengan
densitas 1,348 g/mL, viskositas 513,67 ± 1,53 mPa s, dan pH 3,48. Ekstrak DES 40◦C menunjukkan seluruh metabolit yang diuji, TPC 50,286 ± 0,21 mg GAE/g, dan IC50 42,29 ppm; hasilnya lebih baik daripada etanol (42,245 ± 0,38 mg GAE/g; 60,66 ppm) dan DES 50◦C (26,682 ± 0,003 mg GAE/g; 130,05 ppm). Aktivitas antioksidan serum meningkat seiring konsentrasi ekstrak. F3 memberikan IC50 terendah 116,36 ppm, sedangkan F1 memiliki kestabilan fisik terbaik. DES 40◦C merupakan kondisi ekstraksi terbaik dan berpotensi digunakan dalam gel serum antioksidan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609140009
Keyword
antioksidan, Casuarina equisetifolia, Deep Eutecti