FABRIKASI BIOFILM ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN SAMBILOTO (Andrographis paniculata) DENGAN PVA/KITOSAN TERHADAP Escherichia coli
View/Open
Author
Stevani, Nadya Lombu
Date Published
19 Aug 2026
Advisor
Marsudi Siburian, S.Si., M.Biotech., Sekar Asri Tresnaningtyas, S.Si., M.Biomed., Dwi Susanti, S.Pd., M.Sc.,
Subject
Teknik Biomedis
Publisher
Infeksi luka oleh Escherichia coli dapat menghambat proses penyembuhan sehingga diperlukan material penutup luka yang memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan memfabrikasi biofilm berbasis polivinil alkohol (PVA)/kitosan yang mengandung ekstrak daun sambiloto (Andrographis paniculata) serta mengevaluasi karakteristik dan aktivitas antibakterinya. Ekstrak diperoleh dengan metode maserasi menggunakan etanol 70 persen, kemudian diformulasikan ke dalam biofilm melalui metode solvent casting dengan variasi konsentrasi 0 persen, 1 persen, 3 persen, dan 5 persen. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak memiliki rendemen 13,2 persen dan mengandung flavonoid, alkaloid, tanin, fenolik, serta saponin. Seluruh formulasi menghasilkan biofilm yang homogen dengan karakteristik fisik yang baik, sedangkan analisis FTIR menunjukkan tidak terbentuk gugus fungsi baru pada biofilm. Aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli meningkat seiring bertambahnya konsentrasi ekstrak, dengan diameter zona hambat tertinggi diperoleh pada formulasi F3 sebesar 11,77 ± 0,38 mm. Berdasarkan hasil tersebut, biofilm PVA/kitosan yang mengandung ekstrak daun sambiloto berpotensi dikembangkan sebagai material penutup luka dengan aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609130019
Keyword
Andrographis paniculata Biofilm Escherichia coli Kitosan PVA