(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Analisis Kinerja Simpang Tak Bersinyal dan Penerapan APILL (Studi Kasus: Simpang PJR, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung)


Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk, perpindahan barang dan manusia semakin meningkat. Sarana dan prasarana transportasi merupakan penunjang utama dalam mendukung perpindahan manusia dan barang. Kota Bandar Lampung memiliki jumlah penduduk yang cukup besar sehingga peningkatan aktivitas transportasi sangat memengaruhi kondisi lalu lintas, salah satunya pada simpang PJR, Kota Bandar Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi lalu lintas pada simpang PJR, Kota Bandar Lampung dan menerapkan upaya peningkatan kinerja simpang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan menganalisis data primer dan sekunder menggunakan metode PKJI 2023 guna menganalisis kinerja simpang kondisi eksisting dan menerapkan upaya peningkatan kinerja simpang. Data diperoleh dari studi literatur, data pemerintahan, dan survei lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja simpang pada kondisi eksisting dalam kondisi buruk yang dibuktikan dengan nilai derajat kejenuhan sebesar 1,04, tundaan rata-rata 18,45 detik dan peluang antrian antara 43% – 86%, serta tingkat pelayanan F dimana derajat kejenuhan sudah melewati batas kapasitas, terjadi antrian panjang yang sangat tinggi, dan tundaan cukup tinggi, serta operasional kegagalan operasional sehingga diperlukan solusi sebagai tindak lanjut dari kondisi tersebut. Pada penelitian ini, upaya peningkatan simpang yang dipilih adalah penerapan APILL (Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas) menggunakan metode PKJI 2023. Setelah perencanaan APILL 2 fase didapatkan nilai derajat kejenuhan sebesar 0,82 untuk pendekat utara, sebesar 0,50 untuk pendekat barat, dan sebesar 0,82 untuk pendekat timur. Tundaan rata-rata naik 23

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609120009

Keyword
simpang derajat kejenuhan tundaan peluang antrian