IMPLEMENTASI MANAJEMEN BANDWIDTH PADA TOPOLOGI JARINGAN SMK NEGERI 1 KAYUAGUNG
SMK Negeri 1 Kayuagung memiliki permasalahan dalam pembagian bandwidth yang belum merata sehingga menyebabkan kualitas jaringan internet kurang optimal. Kondisi tersebut mengakibatkan terjadinya fluktuasi throughput, peningkatan delay dan jitter, serta packet loss pada saat penggunaan jaringan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan manajemen bandwidth menggunakan metode Hierarchical Token Bucket (HTB) dan Per Connection Queue (PCQ) untuk meningkatkan kualitas layanan jaringan. Metode penelitian yang digunakan adalah Network Development Life Cycle (NDLC) yang meliputi tahapan observasi, desain, implementasi, monitoring, manajemen, dan dokumentasi. Implementasi dilakukan menggunakan router MikroTik melalui konfigurasi hotspot, queue tree, mangle, dan user profile. Pengujian dilakukan menggunakan Wireshark dengan parameter Quality of Service (QoS), yaitu throughput, delay, jitter, dan packet loss, sebelum dan sesudah penerapan manajemen bandwidth. Hasil penelitian menunjukkan bahwa throughput meningkat, sedangkan delay, jitter, dan packet loss mengalami penurunan pada seluruh access point yang diuji. Berdasarkan standar TIPHON, seluruh parameter QoS setelah implementasi berada pada kategori baik hingga sangat baik. Dengan demikian, metode HTB dan PCQ efektif dalam meningkatkan stabilitas jaringan dan kualitas layanan internet di SMK Negeri 1 Kayuagung.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609080036
Keyword
Manajemen Bandwidth, HTB, PCQ, MikroTik, Quality o