Karakterisasi Pola Dorsal Kaloula pulchra Sebagai Dasar Identifikasi Individu dan Pendugaan Ukuran Populasi
Populasi amfibi sulit diestimasi karena hewan ini cenderung bersembunyi dan aktivitasnya berubah mengikuti musim. Identifikasi individu secara invasif seperti pemotongan jari dan PIT tag berisiko melukai satwa, sehingga Photo-ID dikembangkan sebagai alternatif yang lebih aman. Penelitian ini dilakukan terhadap Kaloula pulchra di Kebun Raya Institut Teknologi Sumatera untuk mengkaji morfometrik, variasi warna, dan pola dorsal sebagai penanda pembeda antarindividu, sekaligus menguji kemampuan pola tersebut mengenali kembali individu yang sama serta mengestimasi populasi melalui metode Capture Mark Recapture (CMR). Pengamatan berlangsung tujuh malam menggunakan metode Visual Encounter Survey, dengan pencocokan pola dibantu perangkat lunak HotSpotter dan penghitungan populasi memakai metode Schnabel pada RStudio. Dari 53 individu terdokumentasi, ditemukan tiga variasi warna dorsal (coklat oranye kemerahan, kuning keemasan, coklat tua kehitaman) dan dua pola utama sebagai penanda identifikasi. Dimorfisme seksual tampak pada warna gular dan bobot tubuh, dengan rasio jantan:betina sebesar 0,06:1,00. Sebanyak 34 individu terekam satu kali, 8 individu terekam sebanyak dua kali, 1 individu terekam sebanyak tiga kali, dan seluruh kecocokan berada pada enam peringkat teratas HotSpotter. Kelimpahan tercatat 3,22 individu per 100 meter transek, sementara estimasi Schnabel menghasilkan 101 individu kisaran (62–265). Temuan ini menunjukkan pola dorsal Kaloula pulchra cukup stabil sebagai penanda alami, sehingga Photo-ID layak dipertimbangkan sebagai metode pemantauan amfibi yang lebih ramah kesejahteraan satwa.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609070026
Keyword
Capture Mark Recapture Estimasi Populasi Foto Identifikasi Kaloula pulchra Pola Dorsal