Peningkatan timbulan sampah rumah tangga di Kota Bandar Lampung akibat pertumbuhan penduduk dan perubahan pola konsumsi masyarakat menimbulkan tantangan dalam perencanaan pengelolaan persampahan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi timbulan sampah rumah tangga serta menyusun model prediksi yang dapat mendukung upaya pengurangan sampah di Kota Bandar Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 250 rumah tangga dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan metode stepwise selection (forward). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata timbulan sampah rumah tangga sebesar 1,75 kg/hari, dengan jumlah anggota keluarga dan jumlah anggota keluarga yang bersekolah atau kuliah sebagai faktor yang paling berpengaruh terhadap timbulan sampah. Model yang dihasilkan memiliki kemampuan prediksi yang cukup baik dan dapat digunakan sebagai dasar perencanaan kebutuhan pelayanan persampahan serta penyusunan kebijakan pengurangan sampah yang lebih efektif dan berbasis data di Kota Bandar Lampung.