PERANCANGAN PUSAT KERAJINAN KAIN LAMPUNG DI BANDAR LAMPUNG DENGAN PENDEKATAN TACTILE SENOSRYSubscript Superscript Underline (CTRL+U) Italic (CTRL+I) Remove Font St
View/Open
Author
Date Published
01 Sep 2025
Advisor
Subject
Teknik Arsitektur
Publisher
Kain tapis sebagai warisan budaya Lampung memiliki nilai estetika, simbolik, dan historis yang perlu dilestarikan, melalui wadah yang mampu mendukung keberlanjutan kerajinan. Namun, keterbatasan fasilitas yang mewadahi kegiatan pameran, produksi, workshop, pemasaran secara terpadu serta menurunnya minat generasi muda menjadi isu yang direspon melalui perancangan Pusat Kerajinan Kain Lampung di Bandar Lampung. Perancangan ini menggunakan pendekatan tactile sensory design untuk menghadirkan pengalaman ruang melalui material dan persepsi inderawi. Pendekatan tersebut diimplementasikan melalui eksplorasi karakter, tekstur, dan pola ke dalam elemen ruang, bentuk dan suasana bangunan. Hasil perancangan berupa pusat kerajinan yang mengintegrasikan kegiatan, pameran, produksi, workshop, dan pemasaran dengan pengalaman ruang yang imersif serta memperkuat pengenalan dan pelestarian identitas kain Lampung. Perancangan terdiri atas beberapa massa bangunan dengan pembagian fungsi berdasarkan kebutuhan aktivitas yaitu bangunan produksi dan pemasaran yang dikembangkan hingga dua lantai, sedangkan bangunan pameran, workshop dan ruang pendukung di rancang satu lantai untuk memberikan akses dan pengalaman ruang yang lebih langsung. Pengguna material seperti kayu, anyaman bambu, kain pada elemen ruang menghasilakan variasi tekstur, pola dan karakter permukaan sebagai wujud pendekatan tactile sensory design.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609040013
Keyword