Analisis Beban Kerja Ergonomis Untuk Meningkatkan Efektivitas Pelayanan Karyawan Pramusaji Shift Malam Warkop Agam 77 Menggunakan Metode CVL Dan DRAWS
Warkop Agam 77 Bandar Lampung menerapkan sistem kerja dua shift dengan durasi 12 jam per shift yang melebihi batas regulasi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, sehingga menimbulkan indikasi beban kerja fisik dan mental berlebihan pada karyawan pramusaji shift malam. Penelitian ini bertujuan mengukur beban kerja fisik menggunakan metode Cardiovascular Load (CVL), mengukur beban kerja mental menggunakan metode Defence Research Agency Workload Scale (DRAWS). Penelitian dilakukan terhadap 10 karyawan pramusaji shift malam sebagai responden. Hasil pengukuran CVL menunjukkan seluruh karyawan berada pada kategori sedang yang membutuhkan perbaikan dengan rentang nilai 32,30%–47,34%. Hasil DRAWS menunjukkan 70% karyawan berada pada kategori overload dengan skor di atas 60%, dengan dimensi Time Pressure sebagai faktor utama. Rekomendasi perbaikan meliputi redistribusi sistem shift dari dua shift (12 jam) menjadi tiga shift (8 jam) dari total 25 karyawan yang sudah ada, serta penerapan penjadwalan istirahat terstruktur berbasis gelombang dengan total 60 menit per shift yang terdiri dari dua sesi micro break (10 menit) dan satu sesi main break (40 menit).
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609030018
Keyword
Cardiovascular Load DRAWS beban kerja pramusaji shift malam efektivitas pelayanan