(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

ANALISIS PERUBAHAN KEDALAMAN DI BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LAMPUNG MENGGUNAKAN SINGLEBEAM ECHOSOUNDER TAHUN 2023 - 2025


Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Lampung yang terletak di perairan Teluk Hurun, Kabupaten Pesawaran, merupakan kawasan strategis pengembangan teknologi budidaya laut nasional yang keberhasilan operasionalnya sangat bergantung pada kestabilan kedalaman perairan, sehingga pemantauan batimetri secara berkala menjadi suatu kebutuhan mendasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan kedalaman perairan di wilayah BBPBL Lampung dengan membandingkan Digital Bathymetric Model (DBM) tahun 2023, 2024, dan 2025, serta mengidentifikasi pola dan lokasi sebaran area yang mengalami sedimentasi maupun erosi guna mengetahui dinamika dasar perairan di kawasan tersebut. Data kedalaman diperoleh melalui survei batimetri menggunakan Single Beam Echosounder (SBES) yang diolah dengan koreksi pasang surut, kemudian dimodelkan dalam bentuk Digital Elevation Model (DEM) dan dianalisis menggunakan metode Grid Math (Δh = h akhir - h awal) untuk menghitung selisih kedalaman antar periode pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2023 rata-rata kedalaman tercatat 7,13 meter sebagai kondisi acuan awal, kemudian menyusut menjadi 6,72 meter pada tahun 2024 yang mengindikasikan dominasi proses sedimentasi dengan nilai pendangkalan ekstrem mencapai -6,23 meter di sisi timur hingga tenggara area penelitian, dan berbalik drastis pada tahun 2025 dengan rata-rata kedalaman melonjak menjadi 8,33 meter disertai nilai penggerusan maksimum mencapai 6,61 meter yang membentuk pola lekukan memanjang menyerupai parit di bagian tengah dan barat daya perairan. Dinamika perubahan kedalaman yang teridentifikasi menunjukkan bahwa perairan BBPBL Lampung merupakan kawasan yang sangat aktif secara morfologi, dikendalikan oleh interaksi kompleks antara arus pasang surut, energi gelombang, serta pasokan material sedimen dari daerah aliran sungai yang bermuara ke Teluk Lampung, sehingga pemantauan batimetri secara rutin sangat diperlukan sebagai dasar pengelolaan kawasan budidaya yang berkelanjutan.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609030012

Keyword
Batimetri Digital Elevation Model Dinamika Kedalaman Erosi SBES Sedimentasi Teluk Hurun.