(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Analisis Kualitas Udara dan Assimilative Capacity Polutan NO2 Menggunakan Model WRF Chem Data Asimilasi di Kota Tangerang Selatan (Studi Kasus : 11-16 Agustus 2024)


Tingginya aktivitas transportasi dan industri di Kota Tangerang Selatan berpotensi menurunkan kualitas udara, terutama melalui peningkatan konsentrasi nitrogen dioksida (NO2) dari proses pembakaran suhu tinggi pada mesin kendaraan bermotor. Evaluasi kualitas udara di wilayah ini memerlukan gambaran distribusi emisi, akurasi pemodelan, serta kemampuan atmosfer dalam menerima tambahan beban pencemar (assimilative capacity). Penelitian ini menggunakan data emisi sumber bergerak dan titik, data meteorologi GFS, emisi global EDGAR-HTAP v3, dan observasi AQMS periode 11–16 Agustus 2024. Tahap pertama adalah inventarisasi emisi NO₂ menggunakan pendekatan Vehicle Kilometers Traveled (VKT) untuk sumber bergerak dan faktor emisi untuk sumber titik. Hasilnya menunjukkan total beban emisi NO2 antropogenik sebesar 3.665,42 ton/tahun, didominasi sumber garis (transportasi) sebesar 99,98%. Tahap kedua adalah simulasi kualitas udara menggunakan model WRF-Chem beresolusi 1 km dengan integrasi inventarisasi emisi dan data meteorologi GFS melalui teknik asimilasi data. Performa model dievaluasi melalui korelasi Pearson, RMSE, dan bias. Asimilasi data terbukti meningkatkan performa model secara signifikan, RMSE turun 91,94%, korelasi Pearson meningkat 1,85%, dan bias mendekati nol. Konsentrasi NO2 hasil simulasi berkisar 25,05–66,12 µg/m³, masih di bawah baku mutu udara ambien nasional. Tahap ketiga adalah analisis assimilative capacity untuk mengevaluasi kemampuan atmosfer menerima beban emisi NO2 tambahan. Hasil analisis menunjukkan daya tampung atmosfer sangat terbatas hanya yaitu berkisar 0,0071–0,3620 ton. Nilai ini mengindikasikan bahwa atmosfer Kota Tangerang Selatan telah mencapai titik jenuh, meskipun konsentrasi NO2 masih berada di bawah baku mutu. Kondisi ini memerlukan pengendalian emisi yang ketat, terutama dari sektor transportasi (99,98% emisi total), untuk menjaga konsentrasi NO2 tetap di bawah baku mutu nasional.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609020043

Keyword
Kualitas udara Nitrogen dioksida (NO2) WRF-Chem Asimilasi data emisi Assimilative Capacity (daya tampung udara ambien)