Prediksi Volatilitas Return Saham Menggunakan Model GJR-GARCH Dan Estimasi Value at Risk (VaR) Pada Saham PT Vale Indonesia Tbk
PT Vale Indonesia Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan nikel. Perusahaan menjadi perhatian utama bagi investor dalam investasi saham akibat adanya kebijakan hilirisasi yang diterapkan oleh pemerintah Indonesia. Namun, pada praktiknya masih banyak terdapat perilaku investor yang kurang rasional, sehingga mengakibatkan terjadinya gejolak di dalam pasar keuangan dan membentuk pola asimetris (leverage effect) yang dapat meningkatkan risiko kerugian bagi investor. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi volatilitas return saham dengan menggunakan model GJR-GARCH guna menangkap efek asimetris pada data, serta menganalisis risiko maksimum yang didapatkan oleh investor. Data yang digunakan adalah harga penutupan saham PT Vale Indonesia pada rentang 1 April 2019 hingga 5 Juni 2026. Model ARIMA(2,0,2)-GJR GARCH(1,1) terpilih sebagai model terbaik karena terbukti mampu menangkap efek asimetris pada data. Prediksi volatilitas return saham untuk tujuh periode ke depan menunjukkan tren peningkatan yang konsisten pada kisaran 0,07074 hingga 0,07175. Sebagai ukuran risiko dari volatilitas tersebut, estimasi kerugian maksimum investor dengan menggunakan Value at Risk terukur pada rentang kisaran -0,1951 hingga -0,0275. Integrasi kedua metode ini dapat menjadi alat bantu objektif bagi pengambilan keputusan investasi, khususnya dalam memanajemen risiko saham INCO yang sangat fluktuatif.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609020031
Keyword
Investor Pola Asimetris Return Risiko Volatilitas