KELIMPAHAN Escherichia coli di IPAL PETERNAKAN BABI DAN KUALITAS AIR SUNGAI WAY SEMAH DESA FAJARESUK, KABUPATEN PRINGSEWU
Peternakan babi di sekitar Sungai Way Semah Desa Fajaresuk,
Kabupaten Pringsewu menghasilkan limbah cair yang diolah melalui
Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sebelum dibuang ke
lingkungan. Limbah tersebut berpotensi mengandung Escherichia coli
sebagai indikator pencemaran fekal sehingga perlu dilakukan evaluasi
terhadap kelimpahan E. coli dan kualitas air badan penerima. Penelitian
ini bertujuan mengevaluasi kelimpahan E. coli pada outlet IPAL
berdasarkan variasi waktu pengamatan, menganalisis kualitas air
Sungai Way Semah berdasarkan parameter fisika-kimia pada titik
sebelum dan setelah outlet IPAL, serta mengevaluasi indikasi kontribusi
outlet IPAL terhadap kualitas air berdasarkan baku mutu air kelas III PP
RI Nomor 22 Tahun 2021. Pengambilan sampel dilakukan selama
empat minggu dengan waktu pengamatan pukul 07.00, 09.00, dan
12.00. Kelimpahan E. coli dianalisis menggunakan metode Most
Probable Number (MPN), sedangkan parameter kualitas air meliputi
suhu, pH, DO, TSS, dan kekeruhan. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa kelimpahan E. coli pada outlet IPAL bervariasi berdasarkan
waktu pengamatan dan masih memenuhi baku mutu. Parameter kualitas
air setelah outlet IPAL mengalami peningkatan terutama pada TSS dan
kekeruhan, namun seluruh parameter masih berada di bawah batas baku
mutu. Hal ini menunjukkan adanya indikasi kontribusi outlet IPAL
terhadap perubahan kualitas air Sungai Way Semah, tetapi belum
menyebabkan penurunan kualitas air yang melampaui baku mutu.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609020008
Keyword
E. coli IPAL kualitas air MPN Sungai Way Semah