PREDIKSI RATA-RATA TEMPERATUR TERHADAP KELEMBAPAN MENGGUNAKAN METODE ARIMAX
Kelembapan udara merupakan salah satu parameter penting dalam
klimatologi yang nilainya sangat dipengaruhi oleh kondisi meteorologi
di sekitarnya, seperti temperatur udara. Ketika temperatur rata-rata
berubah, tingkat kelembapan udara pun ikut berubah. Oleh karena itu,
diperlukan metode peramalan yang mampu mempertimbangkan
pengaruh faktor eksternal tersebut agar hasilnya lebih akurat.
Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana temperatur
rata-rata memengaruhi kelembapan udara, sekaligus meramalkan
kelembapan udara rata-rata dengan metode Autoregressive Integrated
Moving Average with Exogenous Variables (ARIMAX). Data yang
digunakan berasal dari BMKG, meliputi kelembapan udara rata-rata
(RH_AVG) sebagai variabel utama dan temperatur rata-rata (TAVG)
sebagai faktor eksternal. Sebelum dianalisis, data diperiksa
kelengkapannya, diatasi nilai hilangnya dengan interpolasi linear. Uji
korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan negatif yang
signifikan antara temperatur rata-rata dan kelembapan udara, dengan
koefisien −0,2696 dan p-value 0,0356. Setelah dipastikan data
stasioner, model ARIMAX(0,0,1) dipilih sebagai model terbaik
berdasarkan nilai Akaike Information Criterion (AIC) sebesar 237,04.
Hasil uji diagnostik menunjukkan residual model sudah memenuhi
asumsi white noise dan distribusinya normal. Peramalan dilakukan
untuk tiga periode uji, yaitu Oktober, November, dan Desember, dan
hasil peramalan cukup mendekati data aktual. Dengan MAPE hanya
1,99%, model ini dinilai sangat akurat. Secara keseluruhan, model
ARIMAX(0,0,1) terbukti efektif untuk menangkap hubungan antara
temperatur rata-rata dan kelembapan udara, serta dapat digunakan
untuk meramalkan kelembapan udara rata-rata di Kota Bandar
Lampung.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609020001
Keyword
ARIMAX BMKG Kelembapan udara MAPE Temperatur rata-rata