Formulasi Sediaan Lotion Ekstrak Etanol Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) Sebagai Antioksidan
Radikal bebas yang berasal dari paparan sinar ultraviolet (UV), asap, dan polutan dapat menyebabkan berbagai kerusakan kulit. Penggunaan lotion yang memiliki kandungan antioksidan dapat melindungi kulit dari luar karena dapat meredam radikal bebas. Kayu secang (Caesalpinia sappan L.) menjadi salah satu tanaman yang berpotensi sebagai antioksidan karena mengandung senyawa flavonoid dan fenol. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji sifat fisikokimia dan stabilitas sediaan lotion dengan variasi konsentrasi ekstrak etanol kayu secang serta menentukan efek antioksidan sediaan lotion dengan variasi konsentrasi ekstrak etanol kayu secang. Pada penelitian ini ekstrak etanol kayu secang diformulasikan dalam sediaan lotion dengan konsentrasi F0 (0%), F1 (0,5%), F2 (1%), dan F3 (2%). Seluruh formulasi lotion kemudian diuji sifat fisikokimia dan stabilitas dengan metode cycling test dan uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH. Hasil evaluasi sifat fisikokimia seluruh formulasi memenuhi syarat dengan sifat organoleptis berwarna oranye hingga coklat pekat kemerahan, beraroma rasberi, dan bertekstur semi padat, homogen, tipe emulsi M/A, pH 6,03 - 6,46, viskositas 2.240,00 – 3.250,67 cP, daya sebar 5,14 - 6,05 cm, dan daya lekat 9,83 - 24,85 detik. Hasil uji stabilitas menunjukkan lotion stabil pada organoleptis (aroma dan tekstur), homogenitas, dan tipe emulsi serta tidak stabil pada pH, viskositas, daya sebar, dan daya lekat, tetapi masih dalam rentang persyaratan lotion yang baik. Uji antioksidan diketahui lotion ekstrak etanol kayu secang menunjukkan nilai IC50 76,94 - 102,65 µg/mL yang tergolong antioksidan sedang hingga kuat dengan antioksidan terkuat terdapat pada lotion formula F3 (2%).
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608310021
Keyword
antioksidan Caesalpinia sappan L DPPH lotion radikal bebas