KAJIAN PERKEMBANGAN KOPERASI PERTANIAN DAN KARAKTERISTIK REGIONAL PERKOPERASIAN DI INDONESIA
Koperasi pertanian memiliki peran dalam mendukung kegiatan ekonomi masyarakat perdesaan dan sektor pertanian di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi perkembangan koperasi pertanian di Indonesia dari waktu ke waktu, faktor pendorong dan penghambat perkembangannya, serta perkembangan koperasi berdasarkan karakteristik regional. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif melalui Systematic Literature Review (SLR) dengan prosedur PRISMA dan analisis deskriptif data sekunder. SLR menghasilkan 19 literatur yang dianalisis berdasarkan tiga periode, yaitu Orde Baru (1967–1998), Pasca Reformasi (1998–2017), serta Modernisasi dan Digitalisasi (2017–2024). Analisis regional menggunakan data koperasi tahun 2016–2023 berdasarkan enam indikator, yaitu jumlah koperasi aktif, jumlah anggota, modal sendiri, modal luar, volume usaha, dan Sisa Hasil Usaha (SHU). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan koperasi pertanian memiliki karakteristik yang berbeda pada setiap periode, dari kuatnya peran pemerintah pada Orde Baru, meningkatnya tuntutan kemandirian kelembagaan pada Pasca Reformasi, hingga penataan kelembagaan dan adaptasi teknologi pada periode Modernisasi dan Digitalisasi. Faktor pendorong dan penghambat juga berbeda antarperiode, terutama berkaitan dengan kebijakan pemerintah, tata kelola, kapasitas internal, kegiatan usaha, dan adaptasi teknologi. Analisis regional menunjukkan adanya variasi perkembangan koperasi antarwilayah pada keenam indikator, baik berdasarkan kontribusi wilayah terhadap nasional maupun perubahan selama 2016–2023. Secara keseluruhan, perkembangan koperasi pertanian berubah sesuai konteks masing-masing periode, sementara perkembangan koperasi secara regional menunjukkan karakteristik yang tidak seragam antarwilayah
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608310014
Keyword