ANALISIS KEGAGALAN SISTEM REM PNEUMATIK TERHADAP VARIASI PANJANG,BERAT,DAN KECEPATAN OPERASI MENGGUNAKAN METODE (FMEA) PADA KERETA API BABARANJANG
Sistem rem pneumatik merupakan komponen utama yang menentukan keselamatan operasional kereta api barang Babaranjang. Variasi panjang rangkaian, berat muatan, dan kecepatan operasi menyebabkan beban kerja sistem rem meningkat sehingga berpotensi menimbulkan berbagai mode kegagalan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi mode kegagalan sistem rem pneumatik, menganalisis tingkat risiko menggunakan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA), serta mengevaluasi pengaruh variasi panjang, berat, dan kecepatan operasi terhadap gaya pengereman. Data penelitian diperoleh melalui observasi, dokumentasi gangguan perawatan periode Februari 2025–April 2026, serta wawancara dengan petugas Balai Yasa Lahat Unit Rejosari. Hasil analisis menunjukkan bahwa keausan brake block merupakan mode kegagalan dengan tingkat risiko tertinggi, diikuti kebocoran brake pipe, kebocoran seal, respons relay valve yang lambat, dan distributor valve macet. Peningkatan panjang rangkaian, berat muatan, dan kecepatan operasi meningkatkan kebutuhan gaya pengereman sehingga risiko kegagalan sistem rem juga meningkat. Oleh karena itu, diperlukan inspeksi berkala, penggantian komponen yang aus, serta perawatan preventif untuk menjaga keandalan dan keselamatan operasi kereta api Babaranjang.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608270036
Keyword