(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Fabrikasi dan Karakterisasi Film Pembalut Luka Antibakteri (HPMC–PVA) dengan Nanopartikel Perak Biogenik Ekstrak Daun Sirih terhadap Staphylococcus aureus


Infeksi kulit akibat Staphylococcus aureus memerlukan inovasi sediaan pembalut luka yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk memfabrikasi dan mengevaluasi film pembalut luka antibakteri dari kombinasi polimer HPMC dan PVA yang diintegrasikan dengan nanopartikel perak (AgNP). AgNP disintesis secara biogenik menggunakan ekstrak daun sirih hijau (Piper betle L.) sebagai agen pereduksi. Hasil karakterisasi spektrofotometri UV-Vis mengonfirmasi pembentukan AgNP dengan puncak serapan pada 427,97 nm yang memenuhi rentang standar 400–450 nm dengan nilai absorbansi 0,708. Pengujian fisik menunjukkan seluruh variasi formula memenuhi parameter standar mutu sediaan dermal, meliputi keseragaman bobot dengan nilai standar deviasi (SD) < 5>300 kali). Analisis Fourier Transform Infrared (FTIR) memvalidasi keberhasilan inkorporasi AgNP ke dalam matriks polimer melalui deteksi ikatan Ag- O. Berdasarkan evaluasi keseluruhan, formulasi F3 (film ber-AgNP) ditetapkan sebagai sediaan terbaik karena menunjukkan stabilitas struktural paling optimal terhadap swelling dan biodegradasi, serta menghasilkan daya hambat antibakteri kategori kuat sebesar 15,13 mm terhadap S. aureus. Kesimpulannya, film komposit ini sangat berpotensi untuk dikembangkan sebagai pembalut luka yang andal.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608270031

Keyword
Film pembalut luka Nanopartikel Perak HPMC-PVA Piper betle L. Staphylococcus aureus