Fabrikasi dan Karakterisasi Film Pembalut Luka Antibakteri (HPMC–PVA) dengan Nanopartikel Perak Biogenik Ekstrak Daun Sirih terhadap Staphylococcus aureus
Infeksi kulit akibat Staphylococcus aureus memerlukan inovasi sediaan
pembalut luka yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk
memfabrikasi dan mengevaluasi film pembalut luka antibakteri dari
kombinasi polimer HPMC dan PVA yang diintegrasikan dengan
nanopartikel perak (AgNP). AgNP disintesis secara biogenik
menggunakan ekstrak daun sirih hijau (Piper betle L.) sebagai agen
pereduksi. Hasil karakterisasi spektrofotometri UV-Vis mengonfirmasi
pembentukan AgNP dengan puncak serapan pada 427,97 nm yang
memenuhi rentang standar 400–450 nm dengan nilai absorbansi 0,708.
Pengujian fisik menunjukkan seluruh variasi formula memenuhi
parameter standar mutu sediaan dermal, meliputi keseragaman bobot
dengan nilai standar deviasi (SD) < 5>300 kali). Analisis
Fourier Transform Infrared (FTIR) memvalidasi keberhasilan
inkorporasi AgNP ke dalam matriks polimer melalui deteksi ikatan Ag-
O. Berdasarkan evaluasi keseluruhan, formulasi F3 (film ber-AgNP)
ditetapkan sebagai sediaan terbaik karena menunjukkan stabilitas
struktural paling optimal terhadap swelling dan biodegradasi, serta
menghasilkan daya hambat antibakteri kategori kuat sebesar 15,13 mm
terhadap S. aureus. Kesimpulannya, film komposit ini sangat berpotensi
untuk dikembangkan sebagai pembalut luka yang andal.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608270031
Keyword
Film pembalut luka Nanopartikel Perak HPMC-PVA Piper betle L. Staphylococcus aureus