(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

DEGRADASI KONTAMINAN CIPROFLOXACIN DALAM LARUTAN ASAM HUMAT MENGGUNAKAN KOMPOSIT BIOCHAR–TIO₂ SEBAGAI FOTOKATALIS


View/Open

Author

Date Published
30 Nov -0001

Advisor
Dion Awfa, S.T., M.T., Ph.D.,
Rifka Noor Azizah S.T., M.T.,

Subject
Teknik Lingkungan

Publisher


Keberadaan residu antibiotik, khususnya Ciprofloxacin, di lingkungan perairan menjadi perhatian karena bersifat persisten, sulit terdegradasi secara alami, serta berpotensi memicu terbentuknya antibiotic-resistant bacteria (ARB) dan antibiotic resistance genes (ARGs). Berbagai penelitian mengenai degradasi Ciprofloxacin menggunakan komposit Biochar–TiO₂ umumnya masih dilakukan pada media air murni, sehingga pengaruh matriks air yang mengandung Natural Organic Matter (NOM) terhadap efisiensi degradasi dan kinetika fotodegradasi masih belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas komposit Biochar–TiO₂ berbasis tandan kosong kelapa sawit (TKKS) dalam mendegradasi Ciprofloxacin pada media akuades dan larutan asam humat sebagai representasi NOM. Komposit disintesis menggunakan metode impregnasi dengan rasio Biochar:sebesar 1:10, kemudian dikarakterisasi menggunakan X-Ray Diffraction (XRD) dan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR). Pengujian fotodegradasi dilakukan menggunakan reaktor batch dengan penyinaran UV-C selama 120 menit, sedangkan kinerja fotokatalitik dievaluasi berdasarkan efisiensi degradasi dan kinetika pseudo-orde satu. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa komposit berhasil disintesis dengan tetap mempertahankan fase kristal anatase TiO₂ serta gugus fungsi yang mendukung proses adsorpsi dan fotokatalisis. Komposit Biochar–TiO₂ (1:10) menghasilkan efisiensi degradasi Ciprofloxacin sebesar 62,59% pada media akuades dan 31,01% pada media asam humat, dengan nilai konstanta laju reaksi semu (kapp) masing-masing sebesar 0,0088 menit⁻¹ dan 0,0063 menit⁻¹. Penurunan kinerja pada media asam humat menunjukkan bahwa keberadaan NOM memengaruhi aktivitas fotokatalitik melalui mekanisme light shielding, radical scavenging, dan active site competition, sehingga laju fotodegradasi Ciprofloxacin menjadi lebih rendah dibandingkan pada media akuades. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposit Biochar–TiO₂ berbasis TKKS berpotensi diaplikasikan sebagai material fotokatalis untuk pengolahan kontaminan farmasi pada kondisi yang lebih mendekati perairan alami, meskipun keberadaan NOM menyebabkan penurunan efisiensi degradasi dan laju fotodegradasi.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608260052

Keyword
Biochar-TiO2 Ciprofloxacin Fotokatalis Asam Humat Natural Organic Matter Kinetika Pseudo-Orde Satu Pengolahan Air