Analisis Efektivitas Penurunan Kadar Pencemar COD Dan TSS Pada Limbah Cair Industri Gula Dengan Menggunakan Metode Elektrokoagulasi
Industri gula merupakan salah satu sektor agroindustri yang menghasilkan limbah cair dengan beban pencemar organik tinggi, khususnya Chemical Oxygen Demand (COD) dan Total Suspended Solids (TSS). Kandungan pencemar yang melebihi baku mutu dapat menurunkan kualitas badan air apabila tidak diolah dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode elektrokoagulasi dalam menurunkan kadar COD dan TSS pada limbah cair gula merah . Proses elektrokoagulasi dilakukan menggunakan elektroda aluminium dengan variasi tegangan 10, 12, dan 14 volt serta variasi waktu kontak 30, 50, dan 70 menit. Parameter COD dan TSS diuji sebelum dan sesudah perlakuan untuk menentukan tingkat efektivitas penurunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan tegangan dan waktu kontak berpengaruh terhadap peningkatan efisiensi proses. Kondisi optimum diperoleh pada variasi tegangan tertinggi dan waktu kontak terpanjang, yang menghasilkan penurunan signifikan pada kadar COD dan TSS sehingga mendekati standar baku mutu limbah cair industri gula. Dengan demikian, metode elektrokoagulasi terbukti efektif sebagai alternatif teknologi pengolahan limbah cair gula merah , terutama untuk peningkatan kualitas effluent agar memenuhi persyaratan lingkungan dan berpotensi untuk dimanfaatkan kembali.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608250014
Keyword
Elektrokoagulasi Limbah Cair Gula Merah Chemical Oxygen Demand (COD) Total Suspended Solids (TSS) Elektroda Aluminium Waktu Kontak Efektivitas Penurunan Kadar Pencemar