(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Analisis Desain Core Bioinspired (3d Printing) Dengan Bahan PETG Terhadap Simulasi FEA Dan Eksperimental Uji Bending Dan Tekan


View/Open

Author
MUHAMMAD, RAFFI SAHLENDRA

Date Published
24 Aug 2026

Advisor
Fajar Paundra, S.T., M.T.,
Abdul Muhyi, S.T., M.T.,

Subject
Teknik Mesin

Publisher


Core berperan penting dalam menentukan kinerja mekanik struktur sandwich, terutama dalam menahan beban geser, tekuk, dan menyerap energi. Kemajuan teknologi 3D printing memungkinkan pembuatan Core dengan geometri kompleks yang terinspirasi alam (Bioinspired), seperti Gyroid honeycomb, Bamboo scale, dan Banana stem. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi struktur Core Bioinspired berbahan PETG dengan ketebalan cell 2 mm terhadap kekuatan bending dan tekan, serta membandingkan hasil eksperimental dengan simulasi Finite Element Analysis (FEA). Spesimen dicetak dengan metode Fused Deposition Modeling (FDM) menggunakan printer Bambu Lab A1, lalu diuji dengan metode three point bending mengacu standar ASTM D790 dan uji tekan mengacu ASTM C365, serta disimulasikan menggunakan software Abaqus. Hasil menunjukkan desain Bamboo scale menghasilkan kekuatan bending dan tekan tertinggi, dengan kekuatan bending rata-rata 40,58 MPa (eksperimental) dan 49,12 MPa (FEA), sedangkan Gyroid honeycomb menghasilkan kekuatan terendah pada kedua pengujian, dengan kekuatan bending 20,52 MPa dan kekuatan tekan 2,72 MPa (eksperimental). Desain Banana stem menunjukkan performa di antara keduanya. Hasil simulasi FEA dan eksperimental menunjukkan kesesuaian pola yang baik, meskipun terdapat perbedaan pada perilaku pasca puncak (post peak). Struktur Bamboo scale terbukti paling optimal dalam menahan beban bending dan tekan, sehingga berpotensi diaplikasikan sebagai Core pada struktur sandwich maupun lambung kapal.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608250011

Keyword
Core Bioinspired PETG 3D printing Bending dan tekan Finite Element Analysis (FEA)