Pemanfaatan Limbah Lumpur Instalasi Pengolahan Limbah Industri dan Tempurung Kelapa Sebagai Bahan Baku Pembuatan Briket
Energi dibutuhkan bagi aktivitas manusia terutama untuk kegiatan perekonomian, rumah tangga, industri, bisnis, serta transportasi. Pembuatan briket arang dari limbah lumpur IPAL dengan tempurung kelapa menjadi salah satu solusi energi berkelanjutan. Penelitian ini menganalisis variasi campuran terbaik pembuatan briket dari limbah lumpur IPAL dengan tempurung kelapa. Sampel lumpur IPAL diperoleh dari PT. Dover Chemical Merak PMA. Proses pembuatan briket arang dengan perekat molase beradasarkan standar SNI 01-6235-2000. Parameter yang diuji adalah kadar air, kadar abu, nilai kalor, kadar zat mudah menguap dan kadar karbon tetap pada hasil variasi campuran tersebut. Uji coba pembuatan briket menggunakan limbah lumpur IPAL dan limbah tempurung kelapa menggunakan variasi komposisi lumpur IPAL : tempurung kelapa yaitu (A1=90%:0%), (A2=70%:20%), (A3=50%:40%), (A4=20%:70%), dan (A5=0%:90%). Hasil dari penelitian ini menghasilkan briket dengan variasi terbaik yaitu variasi A3 dan A4 karna sudah memenuhi parameter kadar air sebesar 0,15-0,28%, kadar zat mudah menguap sebesar 0,84-0,87%, kadar karbon tetap sebesar 82,79-85,35%, dan nilai kalor sebesar 5037,94-5098,06 kal/gram.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608250001
Keyword
Briket Lumpur IPAL Tempurung Kelapa Biomassa