(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

KARAKTERISTIK ENDAPAN TSUNAMI GUNUNGAPI ANAK KRAKATAU 22 DESEMBER 2018 BERDASARKAN ANALISIS SEDIMENTOLOGI, MIKROFAUNA DAN GEOKIMIA DI DAERAH PANTAI TANJUNG ALANG-ALANG, BANTEN


Pada tanggal 22 Desember 2018 terjadi tsunami di Selat Sunda yang dipicu oleh longsoran tubuh Gunungapi Anak Krakatau akibat erupsi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik endapan tsunami Anak Krakatau 2018 menggunakan pendekatan multiproksi melalui analisis ukuran butir dengan Mastersizer 2000, analisis mikrofauna (foraminifera), dan analisis geokimia organik menggunakan Gas Chromatography–Mass Spectrometry (GC-MS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa endapan tsunami tersusun atas sedimen berukuran pasir hingga lempung dengan dominasi fraksi pasir dan lempung, pola distribusi unimodal hingga bimodal, serta sortasi umumnya buruk hingga sangat buruk yang mencerminkan transportasi berenergi tinggi dan pencampuran material selama tsunami. Analisis foraminifera menunjukkan keberadaan foraminifera bentonik, seperti Amphistegina radiata, Calcarina sp., Ammonia sp., yang mengindikasikan kontribusi material dari lingkungan laut dangkal. Analisis GC-MS menunjukkan variasi komposisi senyawa organik yang mencerminkan pencampuran material organik darat dan laut serta adanya indikasi senyawa antropogenik pada endapan tsunami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan multiproksi mampu mengidentifikasi karakteristik khas endapan tsunami Anak Krakatau 2018 serta memberikan informasi mengenai sumber material, proses pengendapan, dan perubahan lingkungan pesisir akibat peristiwa tsunami.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608240040

Keyword
Anak Krakatau, foraminifera, sedimentologi, Selat