Segmentasi Retailer Berbasis Recency–Frequency–Monetary (RFM) Menggunakan Algoritma Mini-Batch K-Means pada Dataset Iowa Liquor Sales
Segmentasi retailer penting dilakukan untuk memahami perbedaan
perilaku transaksi dan mendukung penyusunan strategi pengelolaan
yang lebih tepat. Penelitian ini menerapkan pendekatan Recency,
Frequency, dan Monetary (RFM) serta algoritma Mini-Batch K-Means
untuk mengelompokkan retailer pada Iowa Liquor Sales Dataset. Data
yang digunakan mencakup transaksi 3 Januari 2012 hingga 30 April
2026 yang diperoleh melalui Google BigQuery. Tahapan penelitian
meliputi seleksi dan pembersihan data, pembentukan variabel RFM,
penghapusan dua outlier, standardisasi menggunakan Z-score,
penentuan jumlah cluster menggunakan metode Elbow, penerapan
algoritma Mini-Batch K-Means, serta interpretasi profil setiap cluster.
Setelah proses pembersihan data dan penghapusan outlier diperoleh
34.001.152 transaksi dari 3.429 retailer digunakan dalam proses
pemodelan. Hasil metode Elbow menetapkan empat cluster, yaitu
Inactive / Low Value, Need Attention, Champion Retailer, dan Loyal
High Value. Hasil segmentasi menunjukkan bahwa setiap cluster
memiliki karakteristik berbeda berdasarkan kebaruan transaksi,
intensitas transaksi, dan kontribusi nilai penjualan, sehingga dapat
digunakan sebagai dasar dalam memahami perilaku transaksi serta
menentukan prioritas pengelolaan retailer.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608240024
Keyword
Mini-Batch K-Means RFM Segmentasi retailer Iowa Liquor Sales