Pengaruh Penambahan Selulosa Kulit Jagung Terhadap Karakteristik Bioplastik Pati Umbi Ganyong
Plastik kantong belanja sekali pakai menjadi salah satu penyumbang utama penumpukan limbah karena sulit terurai secara alami. Kondisi tersebut mendorong pengembangan bioplastik sebagai alternatif bahan yang lebih ramah lingkungan. Bahan baku yang digunakan pada penelitian ini mencakup pati umbi ganyong sebagai bahan utama dengan penambahan selulosa sebagai filler. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi selulosa kulit jagung terhadap karakteristik bioplastik berbasis pati umbi ganyong serta menentukan konsentrasi terbaik. Rancangan Acak Lengkap (RAL) nonfaktorial digunakan dengan lima tingkat penambahan selulosa, yaitu 0%, 15%, 20%, 25%, dan 30%, tiga kali ulangan. Analisis data dilakukan menggunakan ANOVA yang dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf nyata 5%. Karakteristik yang diuji meliputi ketebalan, densitas, daya serap air, kuat tarik, elongasi, modulus Young, serta tingkat biodegradasi pada hari ke-5, ke-10, dan ke-15. Hasil analisis menunjukkan bahwa variasi konsentrasi selulosa berpengaruh signifikan terhadap karakteristik fisik maupun mekanik bioplastik yang dihasilkan. Perlakuan dengan penambahan selulosa sebesar 30% menghasilkan karakteristik terbaik, yaitu ketebalan 0,226 mm, densitas 0,816 g/cm3, daya serap air 65,09%, kuat tarik 6,23 MPa, elongasi 6,73%, modulus Young 92,59 MPa, serta mengalami biodegradasi sempurna pada hari ke-10.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608240016
Keyword
bioplastik karakteristik pati umbi ganyong selulosa