(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Perbandingan Metode Pengukuran Konvensional dan Digital untuk Mengestimasi Cadangan Karbon di Tebet Eco Park


Inventarisasi vegetasi memerlukan pengukuran diameter setinggi dada (DBH) dan tinggi. Pengukuran secara konvensional relatif membutuhkan waktu dan tenaga lebih besar dibanding pengukuran digital menggunakan smartphone berbasis LiDAR. Penelitian ini bertujuan membandingkan hasil pengukuran DBH, tinggi, efisiensi waktu antara metode konvensional dan digital, serta menganalisis dampak terhadap estimasi cadangan karbon di Tebet Eco Park. Pengambilan data dilakukan pada plot 20 m x 20 m menggunakan stratified random sampling berdasarkan zonasi Tebet Eco Park dan menghasilkan 16 plot berukuran 20 m x 20 m. Metode konvensional menggunakan alat ukur manual, sedangkan metode digital memanfaatkan aplikasi Arboreal Forest berbasis LiDAR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata DBH dan tinggi metode digital lebih rendah dibanding metode konvensional, yang menyebabkan estimasi biomassa, cadangan karbon, dan serapan CO₂ juga lebih rendah. Error relatif DBH 7,45

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608240014

Keyword
biomassa cadangan karbon LiDAR taman ekologi